PEMBAHASAN TENTANG BUDAYA


Nama   : Alya Nur Husnah

 Universitas Gunadarma

Ahmed.Nasher S.I.Kom,MM



Tugas ilmu budaya dasar yang kedua 

PEMBAHASAN TENTANG BUDAYA


A. PENGERTIAN TENTANG BUDAYA
Kebudayaan atau budaya yang berasal dari bahasa Sanskerta yaitu “buddhayah, merupakan wujud jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal yang memiliki kaitan dengan budi, serta akal manusia.

Dalam bahasa Inggris kebudayaan disebut sebagai “culture, yang berasal kata Laton Colere (mengerjakan atau mengolah). Dapat juga diartikan sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture sering juga diartikan sebagai “kultur” yang dalam bahasa Indonesia.
Pengertian budaya menurut para ahli: 
Trenholm dan Jensen
Kedua ahli budaya ini menyebutkan jika budaya merupakan suatu norma, nilai, kepercayaan dan adat-istiadat, aturan dan kode, yang secara sosial mendefinisikan kelompok-kelompok orang, mengikat mereka satu sama lain dan memberi mereka kesadaran bersama.
Geert Hofstede

Menurut Geert, budaya adalah program yang dibuat oleh suatu kelompok yang nantinya digunakan dalam membedakan kelompok satu dengan kelompok lainnya. budaya memiliki nilai - nilai yang wajib dijunjung karena merupakan inti dari suatu budaya.
Ki Hajar Dewantara
Tokoh terkenal lainnya, Ki Hajar Dewantara menyebutkan jika budaya berpengaruh pada kondisi alam di Indonesia dan perubahan jaman yang selalu berjalan.

Definisi Budaya



Budaya merupakan cara hidup yang berkembang, serta dimiliki bersama oleh kelompok orang, serta diwariskan dari generasi ke  generasi. Budaya ini terbentuk dari berbagai unsur yang rumit, termasuk sitem agama dan politik, adat istiadat, perkakas, bahasa, bangunan, pakaian, serta karya seni.
B. CIRI - CIRI BUDAYA 

  1. Budaya bukan bawaan, tetapi dipelajari.
  2. Budaya dapat disampaikan dari orang ke orang, dari kelompok ke kelompok dan dari generasi ke generasi.
  3. Budaya berdasarkan simbol.
  4. Budaya bersifat dinamis, suatu sistem yang terus berubah sepanjang waktu.
  5. Budaya bersifat selektif, mempresentasikan pola - pola perilaku pengalaman manusia yang jumlahnya terbatas.
  6. Berbagai unsur budaya saling berkaitan.
  7. Etnosentrik (menganggap budaya sendiri sebagai yang terbaik atau standar untuk menilai budaya lain).

C. UNSUR-UNSUR BUDAYA 
1. Adanya perilaku-perilaku tertentu.
2. adanya Gaya berpakaian.
3. Adanya kebiasaan-kebiasaan.
4. Adanya adat istiadat.
5. Adanya kepercayaan.
6. Adanya Tradisi.
D. CONTOH BUDAYA SUMATERA UTARA
1. Rumah Adat 



Rumah adat Sumatera Utara dinamakan Parsakitan dan Jabu Bolon. jabu Parsakitan adalah rumah adat di daerah Batak Toba, tempat penyimpanan barang - barang pusaka dan tempat pertemuan untuk membicarakan hal - hal yang berhubungan dengan penyelenggaraan adat. Jabu Bolon adalah rumah pertemuan suatu keluarga besar. Berbentuk panggung dan ruang atas untuk tempat tinggal bersama - sama, tempat tidur lebih tinggi dari dapur. 


Adapun rumah adat Karo yang telah punah dan tak ada yang menggunakannya lagi, dan berakhir di museum. Sangat disayangkan sekali apabila harta berharga negeri ini yang berupa rumah - rumah adat dan benda - benda tradisional berakhir di museum.




Justru keberadaan rumah adat seperti ini malah dijadikan tujuan wisata menarik, anda akan menemukan rumah Karo di desa Lingga, kabupaten Karo. Rumah yang ada disini terjaga keasliannya sejak ratusan tahun yang lalu dan masih berdiri kokoh. Ini adalah bukti bahwa rumah adat yang terlihat sederhana, juga tak kalah kuat dengan bangunan dari batu bata dan semen.


2. Pakaian Adat
    Di daerah Tapanuli Utara tenunan tradisional nya disebut Ulos. Kain ulos itu terdiri dari beberapa macam yang harga dan fungsinya berbeda-beda. Misalnya : Sitoluntuho, Ragi Hidup, Sadum, dan Ragi Goyang.

Pada upacara adat kaum pria mengenakan tutup kepala yang disebut Sabe - Sabe dari ulos mangiring. Di bahunya disampirkan Ulos Ragi Hotang dan mengenakan Ulos Sadum yang disampirkan dikedua bahunya dililit dengan Ulos Ragi Hotang dan mengenakan sarung suji




3. Tari - Tarian Sumatera Utara
  • Tari Serampang Dua Belas, sebuah tari melayu dengan irama joged. Diiringi musik dengan pukulan gendang ala Amerika latin. Serampang Dua Belas merupakan tari pergaulan, baik bagi muda - mudi maupun orang tua.
  • Tari Tor - Tor, sebuah tari dari daerah Batak dengan latar belakang falsafah peradatan dan ditarikan dalam suasana khusuk.
  • Tari Marsia Lapari, tari garapan ini menggambarkan kegiatan gadis - gadis Sumatera Utara yanng senantiasa saling membantu dalam menggarap sawah. Olahan tari didasarkan unsur gerak tari daerah Tapanuli Selatan yang diramu dengan unsur daerah lain, dengan iringan msuik gondang sembilah.
  • Tari Manduda, suatu bentuk tarian rakyat Simalungun yang bersuka ria di masa panen padi.
contoh gambar tari Tor - tor




4. Senjata Tradisional 
    Piso surut adalah sejenis belati dan merupakan senjata tradisional di Tanah Karo, Sumatera Utara. Piso gaja dompak, berupa sebilah keris panjang merupakan lambang penting pemerintahan Raja Si Singamangaraja. Senjata ini hanya boleh digunakan oleh raja saja. Senjata tradisional yang biasa digunakan oleh masyarakat umum adalah hujur sejenis tombak dan podang sejenis pedang panjang.





5. Suku
    Suku dan Marga yang terdapat di daerah Sumetera Utara adalah :
  1.  Suku Melayu Langkat
  2.  Suku Batak Toba 
  3.  Suku Batak Pakpak
  4.  Suku Nias
  5.  Suku Batak Simalungun
  6.  Suku Batak Mandailing 
  7.  Suku Batak Karo
  8.  Suku Batak Angkola

6. Bahasa Daerah 
  1.  Bahasa Mandailing 
  2.  Bahasa Batak
  3.  Bahasa Batak alas-Kluet 
  4.  Bahasa Batak Angkola
  5.  Bahasa Batak Toba
  6.  Bahasa Karo
  7.  Bahasa Simalungun

7. Lagu Daerah 
  1.  Anju Ahu 
  2.  Butet
  3.  Cikala Le Pongpong
  4.  Dargo Inang Sarge
  5.  Ketabo
  6.  Lisoi
  7.  Leleng Ma Hupaima ,dll.

Kesimpulan : Budaya merupakan cara hidup yang berkembang, serta dimiliki bersama oleh kelompok orang, serta diwariskan dari generasi ke  generasi. Budaya bukan bawaan, tetapi dipelajari. Sangat disayangkan Rumah adat Karo telah punah seharusnya lebih dilestarikan lagi. Senjata tradisional yang biasa digunakan oleh masyarakat umum adalah hujur sejenis tombak dan podang sejenis pedang panjang. Jadi, Sumatera Utara banyak ragam budayanya seperti lagu daerah, rumah adat, bahasa daerah, ada juga ada istiadat nya harus lebih diperhatikan dan dilestarikan untuk generasi muda.

Ayo guys kita lestarikan budaya Indonesia dengan cara mau mempelajari budaya tersebut, baik hanya mengenal atau bisa juga dengan ikut mempraktikkan nya dalam kehidupan kita. Ikut berpartisipasi apabila ada kegiatan dalam rangka pelestarian kebudayaan, dan juga share informasi ini ke temen - temen kalian juga bisa kok. Hehehe
Terimakasih yang sudah baca semoga bermanfaat. 

SUMBER : 
http://pengayaan.com/10-pengertian-budaya-menurut-para-ahli/

http://www.pengertianpakar.com/2015/09/pengertian-budaya-unsur-dan-ciri-cirinya.html

http://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-budaya-menurut-para-ahli-beserta-definisi-dan-unsurnya/

http://www.kebudayaanindonesia.com/2013/05/sumatera-utara.html?m=1

Komentar

Postingan Populer